roda kehidupan

Standar

Hujan deras tadi malam mengguyur jakarta dan selalu menyebabkan macet  di ibukotaku tercinta. Malam mingguan semalam  diisi dengan rencana nonton di XXI  bersama calon  istri,sembari menungu jam 22.10 tiket premiere untuk menonton film eclipse, diriku merokok di smoking room menyaksikan pertandingan  bola antara jerman dan argentina,dua hari ini se luaruhtim unggulan saya menang belanda dan jerman,usai babak pertama jerman vs argentina  waktunya  masuk ke studio theater 2.  Jam 12.30 usai menonton  saya  langsung balik ke rumah,karena ada  saudara yang sudah menunggu agak lama dirumah .Udah lama saya ga ketemu dan ngobrol dengan om su ini ,saking asyiknya bercerita,tak terasa   waktu sudah menuunjukan jam setengah empat,Ada cerita berharga tentang nilai kehidupan dari om saya melalui pengalaman hidupnya dengan perumpamaan cerita Lanjutkan membaca

belajar bersyukur dan menerima .

Standar
bangga menjadi POLISI

bangga menjadi POLISI

Kalau Semangat mendorongmu biarkan alasan yang memegang kendali .

Adagium diatas sangat cocok dengan perasaan saya saat melihat calon taruna 2009 yang lagi diseleksi di AKPOL saya mengingat kenangan saat saya sangat mempunyai semangat yang sangat tinggi mengikuti seleksi calon taruna tahun 1999 .dari tahapan sub panitia daerah ,panitia daerah sampai wearving panitia pusat di magelang bertempat di Akademi Militer selama sebulan ,mengikuti rangkaian tes dengan rasa berdebar sampai menunggu pengumuman lulus atau tidak nya menjadi taruna .Pada saat itu taruna Akmil bermain drum band untuk memberikan motivasi supaya kami melakukan tes dengan sebaik-baiknya .Alasan saya menjadi taruna saat diwawancara saat seleksi adalah untuk berbakti kapada masyarakar dan siap ditempatkan dimana saja di seluruh wilayah nusantara .Tahun 1999 adalah wearving terakhir dan seleksi terakhir untuk seleksi calon taruna Akpol dilaksanakan bersama seleksi Akademi TNI  karena pisahnya Polri dengan TNI .Kenangan ini membuat rasa bersyukur bagi saya kepada TUHAN atas berkatnya karena saya bisa menjadi POLISI karena mengenang sulitnya  tahapan-tahapan seleksi sampai mengikuti pendidikan sampai  Prasetya POLRI di istana negara sampai dinas hingga saat ini.semoga CALON TARUNA 2009 ini yang lulus menjadi TARUNA akan bersyukur dan mencintai pekerjaan POLISI yang akan menjadi pelayan masyarakat karena harapan masyarakat sangat besar terhadap pelayanan POLRI .Karena AKPOL adalah dapur dari calon-calon KA SPK ,KANIT Kasat,KAPOLSEK,KAPOLRES,KAPOLDA  di seluruh wilayah nusantara  hingga KAPOLRI betapa sayangnya kalau sudah menjadi Taruna AKPOl tidak ada rasa syukur dan mengikuti pendidikan dengan berpikiran  “yang penting LULUS menjadi perwira” sehingga ada istilah kambing diikat saja menjadi perwira .Karena MASYARAKAT menunggu darma Bakti TARUNA di wilayah !! Rasa kebanggaan menjadi Taruna akan menjadi Alasan untuk pondasi untuk menjadi perwira yangberkarakter dan bermoral sesuai dengan Grand Strategi POLRI .Jangan setelah menjadi taruna menjadi takut dan cengeng karena akan ditempatkan di wilayah yang jauh .

I LOVE MY JOB