misteri nyonya maut (pengalaman pertama menjadi detektif)

Standar

Mengungkap pelaku pembunuhan yang tersangkanya belum jelas /gelap  adalah suatu pekerjaan reserse atau penyidik  yang sangat menarik bukan perkara gampang. Seperti menyusun suatu puzzle tetapi kalau sudah tersusun menjadi suatu gambar yang utuh semua rasa lelah akan hilang menimbulkan kepuasaan batin bagi seorang detektif  (reserse). Kejadian pembunuhan terjadi sekitar bulan oktober 2003 sekitar tujuh tahun lalu di kelurahan aertembaga kecamatan bitung tengah di daerah Sulawesi Utara, penulis saat itu baru pulang sekolah reserse di megamendung langsung saya ditugaskan menjadi Kanit Reskrim Polsek . Sebelumnya tugas saya adalah Ka SPK Polres Kota bitung  . Sekitar pukul 02.oo hari itu  wita saya bersama anggota penjagaan sedang ngobrol- ngobrol ada telpon dari masyarakat yang melaporkan  “kmandan ada baku tikam di dekat rumah pa kita ” yang artinya ada penikaman di sekitar lingkungan penelpon . Saya waktu itu dengan piket reserse dan penjagaan langsung ke TKP (tempat kejadian Perkara ) di lingkungan kel aertembaga . Sesampainya di TKP banyak masyarakat sudah berkumpul di depan rumah , penulis bersama anggota menunggu tim olah TKP dari Polres karena menurut keterangan istri dari pemilik rumah katanya rumahnya dimasuki maling . Setelah tim olah TKP datang saya baru masuk sebagai seorang penyidik baru ini pengalaman pertama kali memasuki TKP perampokan sesuai dengan keterangan ny Vintje pemilik rumah . Saya berusaha untuk tidak merusak TKP setelah masuk ke dalam rumah , Lanjutkan membaca

Iklan