SKS (sistem kebut semalam )….saat ujian

Standar
ujian PTIK

ujian PTIK

Ternyata bukan gunung yang harus kita taklukan ,melainkan diri kita sendiri .

Pengalaman paling berkesan saat mengikuti pendidikan taruna AKPOL dan kuliah di PTIK ada istilah SKS ..untuk siswa yang mepunyai daya ingat tinggi diatas rata-rata mungkin mudah untuk menghapal dengan sistem “jembatan keledai”atau berbagai teknik belajar apalgi rekan -rekan saya yang lulusan dari SMU taruna Nusantara karena mereka sudah terlatih untuk cepat mengerti intisari dari perkuliahan karena sistem belajar mereka yang terbiasa dari smu TN Magelang .Mata kuliah di AKPOL dan PTIK adalah campuran dari mata kuliah Fungsi Kepolisian,sosial dan hukum sehingga dibutuhkan hapalan ,pengertian dan analisa pada saat menjawab ujian tertulis ,banyaknya dan padatnya bahan perkuliahan membuat mahasiswa berusaha mencari kisi-kisi atau tentir dari dosen perkuliahan supaya saat ujian para mahasiswa atau taruna bisa terfokus menganalisa apa yang akan dipelajari  saat ujian .Saat mendapatkan tentir taruna atau mahasiswa yang menghapal tentirnya atau ringkasannya tanpa mencari referensi dari diktat atau buku yang sudah ditentukan oleh dosen lalu  akan terjebak menghapal ringkasan saja sehingga nilai ujian tidak sesuai yang diharapkan .SKS menjadi cara singkat mahasiswa untuk menghapal saat menghadapi ujian karena persiapan yang kurang dan daya kemampuan menghapal jadi menjawab menjadi tidak optimal.ini hanya pengamatan dari pengalaman saya  yang mengetahui kemampuan kita sendiri hanya kita jangan mencoba sistem SKS kalau tidak memiliki kemampuan menghapal diatas rata cobalah dengan cara belajar  yang lebih sesuai dengan kemampuan kita saat manghadapi ujian.

Jika anda tak mengerti batas kemampuan ,Anda tidak akan meraih banyak dalam hidup!!!

Iklan