Rekruitment Calon Taruna AKPOL 2010(catatan seorang pengasuh)

Standar

“Semua orang ingin mengubah dunia ,tetapi tidak seorangpun yang terpikir untuk mengubah dirinya sendiri.” Leo Tolstoy

Setelah Seminggu penulis melaksanakan Ijin Pernikahan di Kabupaten Lamandau kalteng tanggal 19 Juli 2010 penulis kembali melaksanakan tugas sebagai seorang pengasuh (tanpa honeymoon ni )  .Setelah sampai gerbang masuk Akpol ada spanduk yang menyambut kedatangan Calon Taruna (catar) Akpol tahun 2010.Tak terasa sudah  penulis sudah melihat dua kali gelombang seleksi catar Akpol yang pertama adalah tahun 2009 sebanyak 500 catar yang berasal dari seluruh Panitia Daerah 33 Polda seluruh indonesia yang hasil test akhir (Pantukhir) meluluskan 400 Taruna yang sekarang sudah menjadi Tingkat 2(dua) .Sebagai informasi tahun ini 2010 ada 450 Catar dari seluruh  Polda di indonesia kuota yang akan diterima sebagai Taruna sekitar 400 orang yang berasal sebagian besar lulusan dari smu atau s1 yang minimal umurnya 22 tahun .Lama seleksi catar (wearving) di akpol adalah sebulan karena seluruh catar melakukan seluruh seleksi lagi dari awal mulai dari pemeriksaan administrasi,kesehatan ,test fisik ,akademis ,psikologi terakhir Test postur tubuh .Seleksi catar akpol yang dilakukan oleh Deputy Sumber daya manusia Mabes Polri (De SDM ) yang mulai tahun 2007 sudah mendapatkan standar  ISO karena telah menerapkan akuntabilitas ,transparansi dan profesionalisme untuk rekruitment anggota POlRI karena selain DE SDM dilibatkan juga LSM ,Orang tua catar untuk memantau hasil test catar dari awal ,proses hingga penentuan akhir seleksi yang diumumkan tahun kemaren 2009 oleh Wakapolri Komjen Makbul Padmanegara.

Pada era reformasi yang sedang dalam proses berjalan masyarakat masih menilai citra Polri  masih kurang baik dan belum sesuai harapan .Hal ini terklihat dari berbagai persoalan yang menjadi trend Topik di media massa seperti dua minggu ini majalah tempo menyoroti tentang  Rekening Gendut Perwira tinggi Polri dan  Kekayaan  dari calon Kapolri .Citra Polisi yang belum positif menjadi sorotan karena banyak nya perilaku polisi yang tidak menunjukan mentalitas dan moralitas sebagai aparat dan penegak hukum dari anggota sampai perwira Polri seperti penyalahgunaan kekuasaan dan kurangnya kualitas penyajian pelayanan terhadap masyarakat . Mewujudkan  Perubahan adalah bukan pekerjaan mudah dan langsung memperoleh hasil yang cepat terlihat oleh karena itu ,kesabaran dalam melakukannya adalah kunci utama dalam proses perubahan .Salah satu upaya perubahan di tubuh polri realisasinya adalah Rekrutmen personel Polri melalui seleksi calon taruna Akpol adalah Proses yang penting dalam memperbaiki Personil Polri karena harus dilakukan secara komprehensif (terpadu dan menyeluruh) serta integrasi baik yang berhubungan dengan kualitas /kapabilitas fisik dan yang tidak kalah penting adalah integritas dan moralitas dari calon perwira Polri sehingga Catar yang lulus menjadi taruna AKPOl yang akan menjalani pendidikan 3 tahun akan menjadi Perwira Polri yang handal dan profesional di masa depan karena Taruna Akpol yang akan menjadi perwira  Polri di masa depan harus bisa memberikan sikap dan teladan yang baik bagi anak buah serta adanya komitmen yang kuat dari seluruh pejabat Polri untuk terus melaksanakan optimisme untuk melakukan perubahan guna mewujudkan polisi yang baik sesuai dengan keinginan masyarakat.

2 thoughts on “Rekruitment Calon Taruna AKPOL 2010(catatan seorang pengasuh)

  1. nanda

    mnurut sya,.,.,.
    polisi t adlh sbgai pngayom/conto bgi msyarakat luas,…,.bg indonesia,.,.

    v spngtahuan saya,..,.,.,
    sbg masyarakt.,.,.,.

    mngpa polisi skrng,.,.,.,.
    h’y dpt mlksnkan tugas,.,.,.
    mlihat’y k klgngn atas,.,.,,
    bukan k klngn bawah.,.,..,.

    ya mungkin msyarakat skrng.,.,.,,
    byak yg ,.,.,.,.
    sllu mnolak aturan aturan.,.,.,
    yg tlah d ttp khn polsi,.,.,.,.,,.

    mngkin t jhg akibat,.,.,.,.,.
    kslahan sndri,.,.,.

    yg tdk.,.,.sll,.,.,
    mmprhatikan k bawah,.,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s