minggu terakhir menjadi bujangan

Standar

Setelah empat hari di kota Tegal  mendampingi taruna malaksanakan Penelitian sosial untuk tugas akhir sampai juga ke hari  ini untuk mempersiapkan d day .Besok saya akan terbang ke palangkaraya untuk melaksanakan hari pernikahan tanggal 14 juli di kabupaten lamandau . Mendapatkan pasangan hidup   calon istri yang diidam-idamkan  sesuai dengan resolusi di awal tahun 2010 melalui twitter adalah suatu kebahagiaan terbesar bagi penulis semoga nanti akan menjadi Sepasang suami istri yang ideal akan hidup rukun dan saling melengkapi ,mengisi  diri dan satu dengan lainnya. Meskipun saya mengenal famella (calon istri ) menjalani pacaran dengan waktu yang singkat tetapi kami merasa sudah dapat mengenal pribadi masing-masing dan berusaha untuk lebih mengenal lagi dengan menerima kekurangan .Tahapan perkenalan sudah dilaksanakan dari perkenalan antar kami sampai mengenal masing-masing orang tua ,Persiapan pernikahan juga dilalui dengan ujian tidak sedikit yang menguji emosi kami berdua teapi kami bersyukur Tuhan selalu memberikan kemudahan dan jalan sesuai dengan kehendaknya yang akhirnya sampai ke minggu ini minggu terakhir sebelum pelaksanaan pernikahan kami .

Tulisan ini sebenarnya lebih kepada gambaran perasaan saya  untuk melangkah ke mahligai kehidupan baru sebagai pasangan suami -istri  karena minggu ini adalah minggu terakhir penulis sebagai bujangan .Istri saya nanti secara otomatis akan sebagai Bhayangkari (sebutan untuk istri polisi) yang tugasnya mendukung suaminya   sebagai bhayangkara yang membutuhkan  kemandirian dari sang istri dalam menghadapi suatu masalah karena sering ditinggal dalam tugas seperti piket atau tugas lain  tugas pokok melayani masyarakat apalagi kalau suaminya sebagai reserse yang sering pulang malam atau sampai tidak pulang karena mengejar seorang penjahat. Tulisan ini dari pengamatan saya kepada anggota dan kepada senior saya yang duluan menikah banyak sekali bhyangkarinya yang mengeluh  karena ditinggal tugas tetapi karena sudah mengertis akan tugasnya  lama-lama bisa menyesuaikan  seperti  ketika seorang bhayangkari muda mengeluh anaknya demam sementara suaminya tengah berada di luar daerah  karena melaksanakan tugas operasi atau pengejaran penjahat maling motor . Keluhannya menunjukkan betapa tergantungnya dia dengan keberadaan suami tatkala menghadapi sebuah permasalahan. Dia kebingungan mengatasi suhu badan  anaknya yang tiba-tiba meningkat dan bagaimana dia akan membawa anaknya ke dokter tanpa suami mengantarkannya.

Kesalingtergantungan kepada pasangan memang diperlukan, tapi kemandirian akan lebih bermamfaat. Karena tentu tidak selalu kita akan bersama. Perpisahan sementara karena tugas atau bahkan kematian akan memisahkan kita selamanya. Persiapan utama tentu adalah mental yang siap oleh keduanya  sebelum kita mengikatkan diri dalam pernikahan. Sadar bahwa hidup berpasangan adalah salah satu bentuk ikhtiar agar kita menjadi manusia yang lebih sempurna dengan saling menutup kelemahan. Tapi perlu pula disadari bahwa kita tetaplah manusia yang mempunyai ciri khas dan kebutuhan khusus yang tidak mungkin lebur begitu saja setelah menikah.

Bagi seorang calon bhayangkari sebaiknya  mempunyai ilmu dan ketrampilan mengurus rumah tangga mutlak diperlukan, cara termudah mempelajarinya adalah dengan membantu orang tua dalam pekerjaan rumah tangga ketika gadis. Disamping itu rajin membaca dan mencari pengetahuan mengenai sifat, tingkah laku dan kebiasan para lelaki serta bayi dan anak-anak sangat membantu kemandirian setelah menjadi seoang istri atau bunda. Para perjaka pun perlu mempelajari dan mempraktekkan ketrampilan mengurus rumah tangga karena di era ini istri yang bekerja yang bisa suatu saat harus meninggalkan rumah untuk tugas luar bukan barang aneh lagi. Tentu seorang suami yang trampil akan sangat membantu keharmonisan rumah tangga karena anak-anak tidak terbengkalai ketika bundanya tengah tidak di rumah. Mempelajari dan membaca tulisan yang membahas masalah kewanitaan sangat menunjang pemahaman seorang jejaka  atau suami. Misalnya seorang lelaki yang mengetahui mengenai “pre menstrual syndroms” pada seorang wanita yang akan haid, tidak akan kaget, heran atau marah kepada istrinya yang tiba-tiba pada tanggal tertentu berubah menjadi seorang yang “high tension” atau “hyper sensitive”.

Gadis yang ringan tangan membantu ibu atau keluarga dalam mengurus segala tetek bengek rumah tangga tidak akan terlalu stres menghadapi “ribetnya mencuci, memasak, bersih-bersih atau mengatur kerja “para bedinde” yang  menolong pekerjaan rumah ketika dia telah berstatus nyonya atau bunda. Pengetahuan akan tingkah polah bayi atau anak-anak balita akan mengurangi kecemasan yang berlebih saat anak-anak tiba-tiba sakit. Tulisan atau buku-buku yang membahas apa arti tangisan bayi, sakit apa yang tengah diderita anak atau mengapa anak tiba-tiba mogok seolah akan sangat membantu bunda dalam mengadapi tingkah pola anak yang sering berubah-ubah.

mudah-mudahan saya dan calon bhayangkari (famella) sebagai calon ayah dan calon bunda siap mental sebelum  berlayar mengarungi samudra rumahtangga yang terkadang akan diterpa ombak bahkan badai yang sangat dashyat. Kemandirian sangat diperlukan namun kerjasama juga sangat dibutuhkan untuk menghadapi itu semua.doakan ya

One thought on “minggu terakhir menjadi bujangan

  1. Memulai langkah lagi dalam lembaran kehidupan yang baru…
    akan ada tantangan yang terus akan mengincar, kesulitan-kesulitan akan terus mencoba menggoyahkan bapak…. makin kuat bapak bertahan akan semakin kuat badai yang menerjang….
    namun, tekad…. kepercayaan…. kejujuran…. dan hati yang tulus…..
    akan membawa bapak ke sebuah tempat yang istimewa yang mungkin belum pernah bapak bayangkan…..

    It`s a new step in another stage of life…..
    you need not only hope….
    you must be strong…. for you and your familiy…..
    and i belive you will do more Sir……
    God always with you….

    Best Regards

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s