Komitmen Moral Detektif Indonesia

Standar

Untuk memperbaiki citra Polri  di mata masyarakat khususnya terhadap penyidik  Bareskrim akibat  kasus gayus Tambunan yang menyebabkan dicopotnya beberapa penyidik dari yang berpangkat Brigjen sampai dengan AKP .Langkah awal yang dilakukan oleh Kabareskrim Komjen Ito Soemardi adalah melakukan penertiban internal sesuai dengan arahan petunjuk KAPOLRI yaitu dengan melaksanakan Rakernis (Rapat Kerja Teknis) jajaran Reserse dan Kriminal yang  berlangsung dari  hari Senin (5/4/2010)  sampai dengan hari Jumat (9/4/2010) hari ini di di Mercure Hotel, Ancol Jakarta.RAKERNIS ini diikuti oleh 700 Penyidik Reserse dan Kriminal  yang terdiri dari tingkat Kabareskrim ,Direktur Reskrim tingkat Mabes ,Direskrim tingkat Polda sampai dengan Kasat Reskrim tingkat Polres di seluruh daerah di Indonesia .

Proses penertiban internal penyidik   Reserse dan Kriminal Bukan Cuma penyidik Bareskrim di Mabes Polri tetapi seluruh  jajaran penyidik   Reserse dan Kriminal se- Indonesia.Maksud dan tujuan dari Rakernis ini adalah menggambarkan situasi dari ketidakpercayaan masyarakat terhadap penyidik akibat dari penyalahgunaan wewenang penyidik Bareskrim dalam penanganan kasus Gayus tambunan dan langkah terbaik yang harus dilakukan seluruh  jajaran penyidik   Reserse dan Kriminal untuk melakukan perbaikan yang menjadi harapan seluruh masyarakat sebagai salah satu wujud reformasi kultural penyidik Reserse dan Kriminal di institusi POLRI.

Harapan masyarakat agar Penyidik bisa  menggunakan hati nurani dengan lebih profesional dan proporsional supaya  tugas penegakan hukum dijalankan dengan konsisten dan proses reformasi di jajaran Polri dapat terlaksana dengan baik .Supaya masyarakat dapat mencintai Polri, Polri harus  bertugas dengan tulus dan sungguh-sungguh. Sebab itulah tugas pokok dari Polri yaitu memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan. Polri tidak boleh jadi alat politik dan alat penguasa .Seluruh Penyidik Polri juga harus tetap tegar,bersatu, kompak dan komit untuk senantiasa bertugas dengan sebaik-baiknya meskipun saat ini kepercayaan masyarakat menurun.Langkah awal perubahan untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat adalah dengan melakukan komitmen moral yang dilaksanakan oleh seluruh penyidik   Reserse dan Kriminal se- Indonesia yang berbunyi sebagai berikut:

Kami pengemban fungsi reserse dengan penuh kesadaran dan sungguh-sungguh bersepakat untuk :

1. Melaksanakan tugas pokok fungsi dan peranan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi kepada Tuhan yang maha kuasa, masy, dan negara

2. Empati dalam menangani perkara

3. Respon dan tidak berbelit-belit dalam menangani perkara

4. Mengutamakan kepastian hukum dalam penyidikan

5. Mengupayakan tepat waktu dalam proses penyidikan

6. Bersikap netral dan mengutamakan keadilan

7. Menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan bersikap melayani bila berhadapan dengan pelanggan

8. Memegang teguh etika kepolisian dengan menampilkan diri sebagai insan bhayangkara yang santun, ramah, berperikemanusiaan, adil, terbuka, ikhlas, jujur, loyal, setia, komunikatif dan mengutamakan kepentingan masyarakat

9. Menjaga kehormatan dan harga diri dengan tidak melakukan kolusi, korupsi, nepotisme, serta berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang lainnya

Demikian komitmen moral pengemban fungsi reserse ini kami nyatakan dan kami tanda tangani dengan memohon bimbingan dan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa

Jakarta, 8 April 2010

Memang tidak mudah untuk mendapatkan komitmen moral tersebut Karena hal ini berkaitan erat dengan kultur yang sudah ada pada sebuah institusi secara turun-temurun.Perubahan kultural penyidik Reserse dan Kriminal membutuhkan proses yang harus terus menerus diperbaiki. Namun langkah awal  dari Rakernis penyidik Reserse dan Kriminal berupa  komitmen moral dari setiap penyidik Reserse dan Kriminal merupakan langkah awal perubahan kultural yang harus dibarengi dengan mekanisme check and balances serta peran masyarakat melalui media,LSM  untuk terus mengawasi supaya dapat tercapai sesuai harapan masyarakat . Karena sebagus apapun suatu sistem diciptakan, apabila personil yang melaksanakannya tidak memiliki komitmen moral yang tinggi, maka akan sia-sia usaha perubahan .

24 thoughts on “Komitmen Moral Detektif Indonesia

  1. Bakrie Rudiansyah

    Reformasi POLRI sebagai “Peluang” danjuga “Tantangan” yang harus dapat ditangkap dan diwujudkan oleh Pemerintah dan Pimpinan Polri sebagai proses utk terwujudnya Polisi Modern.

  2. ari.aprian.RS

    meningkatkan kepercayaan masyarakat memang bukanlah suatu hal yang mudah,perlunya pengorbanan dan pendekatan secara terus menerus…melalui rakernas saya harap ini bisa menjadi jalan sukses dalam meraih kepercayaan masyarakat seperti dulu…pengabdian pada masyarakat adalah mutlak,kita lahir dari masyarakat…untuk masyarakat juga kita ada.,merupakan pelajaran yg berharga bagi saya taruna dalam menyikapi permasalahan yg terjadi…selanjutnya taruna tetap memerlukan bimbingan dr seniornya dlm menyikapi permalahan ini.terima kasih.

  3. ari.aprian.RS

    saatnya polri berubah merupakan usaha yg baik dan bijaksana yg harus didukung oleh polri sendiri maupun masyarakat, dengan komitmen moral yg dilakukan oleh segenap penyidik polri diharapkan penegakan hukum dapat ditegakkan secara tegas dan sesuai prosedur, yakin polri bisa, harapn kami sebagai taruna akpol, kami dapat melaksanakan dan meneruskan amanah cita2 dan harapan dari komitmen tersebut dengan bimbingan para senior amin…sukses RS

  4. dwi yulianto RS

    saatnya polri berubah merupakan usaha yg baik dan bijaksana yg harus didukung oleh polri sendiri maupun masyarakat, dengan komitmen moral yg dilakukan oleh segenap penyidik polri diharapkan penegakan hukum dapat ditegakkan secara tegas dan sesuai prosedur, yakin polri bisa, harapn kami sebagai taruna akpol, kami dapat melaksanakan dan meneruskan amanah cita2 dan harapan dari komitmen tersebut dengan bimbingan para senior amin…sukses RS

  5. faisal syam

    Komitmen moral yang dibuat oleh para penyidik harus juga dipahami sekaligus dijalankan juga oleh para penyidik pembantu sehingga dapat tercapai tujuan yang diharapkan…

  6. indra

    untuk menjadi detektif di negara2 luar, tidak membutuhkan ujian tertulis atau dikjur (pendidikan kejuruan) walaupun ada juga negara yang mengharuskan untuk warga sipil yang ingin menjadi detektif swasta mengikuti pelatihan2 tertentu. diluar negri banyak orang ingin menjadi polisi karena motivasi ingin menjadi detektif (dan tidak ingin menjadi polantas), sebaliknya di indonesia menjadi polantas menjadi suatu yang diidam2kan.
    belum pernah saya lihat diluar negri ada komik polantas.atau mungkin diluar negri lalu lintasnya sudah tertib dan petugas serta masyarakatnya sudah mengeti hukum.
    indonesia sangat membutuhkan detektif2 muda yang bisa diandalkan dalam mengungkap fenomena kriminalitas yang belum pernah terungkap.hal ini seharusnya didukung media elektronik dan media masa untuk menumbuhkan detektif2 muda yang menggunakan intelejensia-nya dengan efektif dan efisien.
    ada pameo mengatakan” kalau belum masuk reskrim berarti belum jadi polisi”.saya setuju. semoga POLRI mempunyai detektif2 yang bijaksana adil dan patuh hukum sesuai komitmen-nya ketika dididik di lembaga pendidikan megamendung.

  7. citra polri saat ini memang lg diuji n perlu kesabaran dari segenap anggota polri untuk mewujudkan itu.mengenai kasus gayus sebaiknya diusut dengan penuh hari nurani bahwa masyarakat butuh perubahan n itu bisa diwujudkan bila kasus ini bisa selesai dengan baik dan lancar.bravo polri

  8. Bagus

    menurut saya komitmen moral adalah suatu salah satu usaha untuk Polri mencapai perubahan, akan tetapi kembali lagi ke individu masing2… harus mau memang menjalankan komitmen moral tersebut secara kesadaran diri.. bukan krn atas perintah

  9. retno

    sebagus apapun komitmen moral yang dibuat tidak akan dapat merubah citra polri jika tidak diaksanakan dengan komitmen tentunya, perlu pengawasan dari berbagai unsur tidak hanya dari pihak Polri sendiri tapi perlu masukan dan dukungan dari masyarakat, sehingga transparansi khususnya dalam hal penyidikan benar-benar terwujud dan sesuai cita-cita Polri mengembalikan Kepercayaan, citra dan martabat POLRI yang sempat terpuruk. saya yakin Polisi Indonesia mampu keluar dari berbagai permasalahan yang ada dan menghasilkan prestasi yang luar biasa.

  10. rendi

    dengan adanya komitmen moral ini dari bagian reserse atau penyidik hendaknya dapat mebuat kinerja polri lebih baik…hendaknya komitmen inisegera dilaksanakan dan di ikuti oleh semua fungsi dan anggota polri. sebuah komitmen tak akan berhasil jika tidak ada kesadaran dari anggota, karena di dalam komitmen tersebut tidak disertai sebuah sanksi nyata, diperlukan lebih dari sebuah komitmen untuk menciptakan kinerja polisi sesuai dengan tatanan yang berlaku, yakni suatu badan di luar polri yang mengawasi kinerja polisi, dimana badan memiliki wewenang tinggi dalam memberikan sanksi kpd oknum,dan menerima tuntutan dari masyarakat mengenai oknum polri yang bermasalah

  11. komitmen hanya sebatas komitmen apabila tanpa di imbangi dengan tindakan nyata dari yang membuat komitmen…
    demi menjaga nama baik polri di masa depan semoga para senior saya yang ada di wilayah dapat melaksanakan komitmen yang telah dibuat dengan penuh tanggung jawab demi kebaikan institusi kita…

  12. BST. Taripar Jaya Nababan

    Komitmen yang muncul dari hati nurani bukan hasil dari pemikiran yang menjadikan sebuah pondasi yang kokoh dalam melaksanakan sebuah profesi kepolisian yang profesional, tanpa ada paksaan maupun tekanan dari pihak manapun.Sebuah komitmen yang dibutuhkan dalam setiap tubuh jiwa seorang penyidik kepolisian yang akan menumbuhkan citra yang diharapkan masyarakat dalam menyongsong era transparasi dan responsibility dalam situsional yang begitu kritis sekarang ini. Harapan akan komitmen ini menjadikan sebuah langkah kemajuan dalam diri para penyidik. Kami sebagai calon tunas-tunas penyidik muda sangat mendukung dan memberi inspirasi bagi kami dalam mengemban tugas di kemudian hari.

  13. semua pihak seyogianya harus menyambut baik langkah yang diambil oleh reskrim ini,,,dan sebagai insan bhayangkara kita semua harus mendukung penuh kebijakan penuh demi kebaikan citra polri yang memang tidak semua pihak akan ada dipihak kita…yg terpengting berbuat sesuai dg landasan kebenaran dan optimis selalu… JAYALAH SELALU INSAN BHAYANGKARA…….

  14. Suryo Sumantri

    komitmen akan berhasil bila komitmen tersebut dijalankan, tapi menjadi hal yang sia-sia dan membuang tenaga bila dalam pelaksanaannya tidak konsisten dan terjadi pengingkaran terhadap komitmen tersebut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s