“taruna bagai di ujung tanduk”

Standar
perjuangan menjadi taruna

perjuangan menjadi taruna

Menjadi taruna AKPOL  adalah suatu kebanggaan bagi diri sendiri ,keluarga ,Hal ini yang menjadi motivasi bagi seorang taruna dan tetap harus dijaga dalam bersikap dan berperilaku .Pada saat ini saya menulis besok Taruna AKPOL tingkat 3 akan mengahadapi Ujian Perwira yang terakhir ,selanjutnya akan melaksanakan Latihan kerja selama 2(dua)minggu yang akan dilaksanakan di wilayah Polda Jatim .Setelah mereka melaksanakan Latihan kerja dilanjutkan kegiatan LATSITARDA(Latihan Integrasi Taruna Wreda) di wilayah Kalimantan Barat .Pengalaman saya pada waktu menjadi taruna tingkat 3 saat-saat inilah yang paling menegangkan karena ada kesalahan sedikit bisa mengakibatkan taruna tidak jadi dilantik ,karena permasalahan yang tidak diduga disinilah waktu taruna harus menjaga diri dengan bimbingan pengasuh supaya kerja keras perjuangan selama mengikuti pendidkan di AKPOl yang tujuannya menjadi Perwira bisa terwujudkan .Diibaratkan taruna tingkat 3 sekarang “bagai diujung tanduk”,supaya tetap berdoa dan berhati-hati dalam melangkah supaya dapat dilantik menjadi perwira !!!!

Harapan adalah impian yang terbangun

5 thoughts on ““taruna bagai di ujung tanduk”

  1. Raih

    Wah… keren…
    Ok, Saya akan terus giat berlatih dan belajar agar bisa lolos AKPOL 2010.🙂
    Terima kasih Pak… Tulisan2 Bapak memotivasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s