Taruni Akpol Den 43 dalam menjalani pendidikan Polri 2008-2010…(catatan seorang pengasuh)

Stickmaster Taruni Akpol

Pada akhir kelulusan saya akhir tahun 2002 ,ada” nuansa bening” ehh lagu kaliii yaa , yang di maksud penulis adalah nuansa yang berbeda dari AKPOL dibandingkan dengan Akademi TNI  yang biasanya hanya  merekrut Taruna pada tahun 2002 AKPOL menerima pendaftaran taruni Akpol .Ini menyesuaikan dengan perkembangan jaman yaitu persamaan gender yang diinspirasi ole Presiden Indonesia Ibu Megawati menginginkan adanya peserta didik dari perempuan  didalam pembentukan Perwira di dalam Akademi yaitu Taruni .Polri melalui Akpol yang langsung menyesuaikan dengan keinginan Presiden  dengan membuka kesempatan bagi perempuan yang baru lulus SMU untuk mendaftar menjadi TARUNI .Rekruitmen dan seleksi Taruni hampir sama dengan penerimaan Taruna dimulai dari pemeriksaan administrasi ,Tes kesampataan jasmani ,tes akademis,Psiko tesdan mental kejiwaan ,tes postur sampai ke seleksi pusat yaitu Pantukhir di Semarang Akpol.Saat penulis menjadi Taruna memang” full of cowok  selama 3 (tiga ) tahun seghngga dalam menjalani pendidikan  kadang- kadang membuat jenuh hehe..saat  lulus menjadi perwira kembali dari Pelantikan Perwira  dari istana negara di Resimen kami melihat Cabhatar ada  2 pleton taruni membuat suasana menjadi lebih dinamis atau suasana yang lebih fresh di kampus Akpol .Itulah perbedaan mendasar sejak tahun 2005 dari Akademi kepolisian dibandingkan Akademi TNI ada lulusan dari Taruni .Pada tahun 2006 perwira lulusan Taruni meraih prestasi mendapat kan gelar Adhi Makayasa yaitu penghargaan tertinggi disegala aspek sebagai taruni terbaik .pada kesempatan ini Mungkin ada beberapa  oarang yang masih  belum tau apa saja kegiatan taruni apakah sama dengan taruna ?? atau kegiatan  taruni yang diikuti lebih ringan dari taruna??..Sebagai pengasuh  Taruna AKPOL  den 43,pengertian  detasemen adalah batalyon atau angkatan  ke 43  Akpol dengan nama den Rinaksa Sakalamandala ,Just for your  information Taruna -taruni yang saya asuh saat ini adalah  Taruna tingkat 3 bersumber dari lulusan sarjana s1 dan s2 yang hanya mengikuti pendidikan Akpol selama 2 (dua ) tahun  yang  mudah-mudahan  pada bulan juni akan Naik tingkat 4( empat ) setelah itu  bila Lulus  akan dilantik sebagai Perwira pada bulan Desember  akhir Tahun 2010.Setiap hari penulis bertugas untuk mengikuti dan mengawasi kegiatan taruni -taruna sehingga penulis bisa memberikan gambaran kegiatan yang diikuti oleh taruna-taruni yang diasuh, Kegiatan taruni sama dengan Taruna tetapi ada beberapa keringanan dari kegiatan fisik nya seperti saat mengalami “tamu bulanan “karena sebagai kodratnya tenaga wanita beda dengan laki-laki tetapi bukan berarti Taruni meengikuti kegiatan yang lebih ringan dari taruna .kegiatan taruni sama dengan taruna (karena jadwal kalender pendidikan sama dengan taruna  disebabkan ikatan  satu angkatan ) jadi kegiatan taruni sangat padat disamping mengikuti proses belajar ,Taruni juga mengikuti kegiatan praktek lapangan seperti menembak ,Judo ,lari siang dan banyak kegiatan lain.taruni akpol dididik untuk menjadi perwira Polri yang handal yang siap kerja untuk melayani dan melindungi masyarakat sama seperti taruna .Tempat tinggal dan pengasuh taruni berbeda dengan taruna ,taruni diasuh oleh Polwan .mungkin saya banyak menjelaskan melalui visual yaitu foto-foto kegiatan supaya ada gambaran kepada yang ingin tahu gimana sih pendidikan taruni di Akpol ,meskipun tidak semuanya tapi bisa membuat motivasi bagi adek – adek yang ingin menjadi taruni atau yang ingin tahu apa sih Taruni AKPOL yang sebutannya” Ceko”(cewek Komando).

inilah sebagian kegiatan taruni di akademi kepolsian:

Ladies Nite (piket jaga taruni semua)

Asrama Taruni Akpol

Taruni AKPOL yang tangguh

taruni latihan menembak

Tarian Persahabatan

Taruni AKPOL DEN 43 RS

Basis Taruni akpol supaya menjadi taruni yang tangguh

Taruni Akpol melaksanakan lari bersama

About these ads

31 pemikiran pada “Taruni Akpol Den 43 dalam menjalani pendidikan Polri 2008-2010…(catatan seorang pengasuh)

  1. Dear penulis,

    salut n bangga sy melihat seorang anggota Polri hobi menulis seperti anda, tentang topic sy rasa bagus utk socialisasi kepada masy.
    Kritik, mohon struktur penulisan & alur cerita hendaknya konsen tidak maju-mundur.
    Tambahan: Saya pun Almnus Akpol 1999-ED, sekali lagi salut buat anda.

  2. Saya salut dan bangga komandan menjadi taruna P.Dwiasi.mohon izin kegiatan tarunanya juga d muat.Trima kasih

  3. Ijin ndan,Bapak ialah suri tauladan bagi Taruna RS,..saya kagum dan salut dgn pola asuh yang bpk terapkan ke taruna RS,…

  4. ijin komandan! bangga punya pengasuh yang mempunyai wawasan yang luas, pola pikir yang moderen serta mempunyai jiwa pembaharuan, terima kasih atas pembinaan bapak selama ini. jayalah selalu almamaterku….

  5. Pengasuh DEN 43 RS “is the best”, tinggal selangkah lagi kan tiba akhir dari cerita yang kita jalani bersama dengan berbagai macam kenangan dan memasuki lembaran baru menuju perwira muda yang tangguh. GBU…

  6. pak knp lulusan dri smk gk bleh msuk akpol padahal saya pingin banget masuk akpol tp gara2 dri smk sya merasa kcewa dan maju terus untuk kapolri ?

  7. Semoga ‘penyakit’ menulis seperti Pak Dwiasi ini mewabah.
    Jajaran kepolisian sangat membutuhkan pribadi – pribadi yang analitis dan punya prinsip.

    Selamat Bertugas Pak …

    Independensi Kepolisian impian kami masyarakat luas ….

  8. Mantab,dah taruni akpol…semoga sukses dan jgn sombong anda tetap punya hati seorang wanita,.. Meskipun anda sbg seorang pelayan ,pengayom. Masy..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s